Iya, mungkin
sosok cewe itu yang selama ini kubenci. Dendam
berkarat dari dulu pertama dia masuk satu sekolah denganku, seorang
junior yang jarang menyapa aku sebagai senior.... Entah kenapa ya, orang itu
bisa dikagumi ‘nya’ dari dulu… Masalah awal yang ku anggap biasa aja, lama-lama
memuncak jadi gunung yang ingin meletus… #Dhuarrrrr….
:D
AHhh,
ingin rasanya gunung itu meletus dan hanya mengenai dia sendiri dan seketika
itu dia lenyap dari dunia ini.. Ah Tuhan, senang rasanyaa….
Dia
yang selama ini ku anggap perusak hubungan kami… Sejauh ini, kami sering
berantam hanya karena anak itu.. Ah dasar bocah, knapa seorang sepertimu harus
hadir di tengah-tengah kami… :/
Dear
cowo: aku biasa aja kau
dekat sama cewe, tapi pliss jangan sama anak itu… Kau juga tau loh , udah lama
aku gak suka samanya.. Hah, tah apa ,,… sampah…. Kau juga emang dasar tipe
terbuka sama semua cewe, dan gak nyimpan seorang nama yang emang benar kau
sayang… hhhmm, ujung2nya kalo udah berantam gini, pasti kau minta maaf samaku
terus janji gak bakalan ngulanginnya lagi.. tapi mana, hanya cibiran sampah itu
yang terngiang sampai skarang.. ‘Gak butuh janji, tapi bukti’ … katanya cinta,
sayang, ahh makan lah itu cinta… >.<
Buat kalian:
kalian yang sering ketemu, pulang bareng, naik angkot sama,
Kalian kalo
ngomong serius, dia juga sering curhat kan samamu tentang hidup sama
keluarganya… kalian juga udah saling tau keluarga sendiri…
Keknya kalian
pasangan serasi banget deh, sriusss…
Salut lah sama
kalian dua ..
Huhh, unjurlah….
Kau preman loh,
masa kenal yang namanya galau/sakit hati/jealous… K
Biasa aja kali
njur..
Ingat loh, mereka
bukan siapa2 mu. Dia juga nganggap kamu Cuma status aja, gak lebih.. ya kamu
juga harus lebih donk…
Kamu ya kamu,,
mereka ya biarin aja, toh gak penting kok, mereka hanya panambah beban kamu
aja.. J
#Keep
fighting PTN’15
“ALL IS WELL”
